The block construction of Etherna allows for very easy content creation. Some things just cannot be made easier.

Internet Service provider di Mesir “Kiamat”

Kiamat internet terjadi di Mesir. Satu-satunya ISP (Internet Service Provider) atau penyedia layanan internet yang masih beroperasi yakni Noor Group, akhirnya menghentikan pelayanan. Jadilah internet di Mesir boleh dikata lumpuh total.
Berakhirnya layanan Noor Group dikonfirmasi oleh Renesys, perusahaan monitoring internet. Noor Group empat penyedia layanan internet lain yang lebih dulu off line, yaitu Link Egypt, Vodafone/Raya, Telecom Egypt dan Etisalat Misr.
Dibandingkan ISP lainnya, Noor Group hanya penyedia layanan internet kecil yang mengendalikan sekitar delapan persen koneksi internet Mesir. Namun Noor Group jadi harapan terakhir kala ISP lainnya berhenti beroperasi sebelum kini juga ikut mati.
“Layanan Noor Group benar-benar tidak tersedia saat ini,” ucap Earl Zmijewski, wakil presiden Renesys yang dilansir AFP. Usaha untuk membuka website yang memakai layanan Noor Group tidak berhasil.
Layanan internet dan telekomunikasi di Mesir dilumpuhkan oleh pemerintah setelah aksi demo besar-besaran terjadi di negeri itu. Hal ini dilakukan untuk mencegah para aktivis menggalang aksi dengan bantuan dua teknologi tersebut.
Beberapa pakar sampai menyebutkan bahwa pemblokiran internet di Mesir adalah yang terburuk sepanjang sejarah. Sebab kebijakan semacam itu belum pernah terjadi di negara lain sebelumnya.
Kendati demikian, warga Mesir mengupayakan ‘jalan tikus’ agar tetap bisa mengakses informasi. Selain itu ada juga beberapa perusahaan lokal yang berinisiatif menyediakan akses internet di sana.

Kiamat internet terjadi di Mesir. Satu-satunya ISP (Internet Service Provider) atau penyedia layanan internet yang masih beroperasi yakni Noor Group, akhirnya menghentikan pelayanan. Jadilah internet di Mesir boleh dikata lumpuh total.
Berakhirnya layanan Noor Group dikonfirmasi oleh Renesys, perusahaan monitoring internet. Noor Group mengikuti jejak empat penyedia layanan internet lain yang lebih dulu off line, yaitu Link Egypt, Vodafone/Raya, Telecom Egypt dan Etisalat Misr.
Dibandingkan ISP lainnya, Noor Group hanya penyedia layanan internet kecil yang mengendalikan sekitar delapan persen koneksi internet Mesir. Namun Noor Group jadi harapan terakhir kala ISP lainnya berhenti beroperasi sebelum kini juga ikut mati.
“Layanan Noor Group benar-benar tidak tersedia saat ini,” ucap Earl Zmijewski, wakil presiden Renesys yang dilansir AFP. Usaha untuk membuka website yang memakai layanan Noor Group tidak berhasil.
Layanan internet dan telekomunikasi di Mesir dilumpuhkan oleh pemerintah setelah aksi demo besar-besaran terjadi di negeri itu. Hal ini dilakukan untuk mencegah para aktivis menggalang aksi dengan bantuan dua teknologi tersebut.
Beberapa pakar sampai menyebutkan bahwa pemblokiran internet di Mesir adalah yang terburuk sepanjang sejarah. Sebab kebijakan semacam itu belum pernah terjadi di negara lain sebelumnya.
Kendati demikian, warga Mesir mengupayakan ‘jalan tikus’ agar tetap bisa mengakses informasi. Selain itu ada juga beberapa perusahaan lokal yang berinisiatif menyediakan akses internet di sana.

This article was written by: Arief Budiman

  1. 1 Comment

    • Kampoeng Cyber says:

      Kabar baiknya adalah merupakan kesempatan untuk PIJARNET untuk GO Internasional. yang akan menggantikan ISP yang telah tutup… Ayo… Pa… langsung bae tembak nggo Grid 5,8Ghz pasti cespleng…. xixixixix… (lamon arep tes coverage ning mesir melu Pa…. 😀 😀 :-D)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*


4 − = one